KAJIAN SECARA SAINS “KATA”,
Salah Satu Kekuatan untuk Menaklukkan
Oleh: Hari_destination
Di dunia
wibu, khususnya para pecinta anime naruto dikenal akan salah satu jurus paling
overpower, yaitu “khotbah no jutsu”. Pada animenya diperlihatkan bagaimana kata-kata dapat
merubah pemikiran lawan menjadi kawan, maupun sebaliknya.
Yap betul, sesuai
dengan judul, kata adalah salah satu kekuatan untuk menaklukkan. Sudah penulis
buktikan sendiri, bagaimana overpowernya jutsu ini. Tepatnya pada momen krusial
saat penelitian skripsi. Momen krusial itu terjadi pada semester2 akhir, dengan
deadline semakin dekat. Sudah bingung karena sudah berkali-kali mengulangi
penelitian, mengganti metode penelitian, tetapi hasil yang terang belum juga
tampak. Anyway, penelitian ini sudah dimulai pada semester 7, jadi betapa bosan
dan kakunya otak melihat hasil penelitian tidak kunjung sesuai dengan usaha
yang setiap hari diusahakan.
Kisahnya
diawali dari mendengar cerita unik teman-teman seperjuangan di laboratorium
lain. Salah satu cara terunik yang dapat membantu positifnya hasil penelitian
yaitu “ngajak ngomong sampel penelitian”. Cara yang harus dicoba,
batinku saat itu. Setelah melakukan treatmen tersebut, mereka mengklaim “kontaminasi
pada sampel menurun dan tingkat keberhasilan penelitian meningkat”.
Berangkat
untuk mengupayakan penelitian segera kelar itu, aku benar-benar melakukannya. Hasilnya…
Nggak tau juga ya, tidak mau disclaimer juga kalo cara itu yang buat
penelitianku akhirnya jadi berhasil, atau ada faktor lain yang membuat hasil
yang ditunggu-tunggu sekian purnama akhirnya muncul. Yah kalo kata banyak orang
“kalo diusahain terus mah, nanti dikasih jalan untuk berhasil kok”.
Terkait
“kata-kata” yang mengandung kekuatan magis ini nih yang mau dibahas, bisa
sampai membuat banyak mahasiswa dijurusanku melakukannya untuk meraih
keberhasilan. Kekuatan kata-kata ini ternyata sudah diteliti, sudah
disaintifikasi, sudah dibuktikan kebenarannya secara sains oleh seorang
peneliti berkebangsaan Jepang, yaitu Dr. Masaru Emoto (1943-2014).
Dr. Masaru Emoto, melakukan serangkaian penelitian terkait dengan pengaruh fisik kata, do’a, musik, dan lingkungan pada struktur kristal air. Bagaimana beliau melakukannya?. Dalam penelitiannya Dr. Masaru Emoto melakukannya dengan mengambil 0,5 ml dari sampel air suling (distilled water) kemudian dibekukan dalam suhu 225°C. Setiap sampel diberikan perlakuan dengan cara ditempelkan tulisan "Thanks and Love" (“Terimakasih" dan “Cinta” ) serta "Devil" atau "You Fool" (“Setan” atau “Kamu Bodoh”) pada cawan petri selama satu jam. Kemudian struktur kristal air yang terlihat pada mikroskop dengan perbesaran 200-500x diphoto. Dalam penelitiannya, untuk meminimalisir unsur subjektivitas para pengamat tidak mengetahui jenis perlakuan pada sampel, sehingga menghilangkan asumsi pengamat tidak fair dalam memilih struktur air yang akan diphoto dan disesuaikan dengan perlakuan yang diberikan.
Berikut adalah hasil photo-photo penelitian beliau dalam bukunya “The
Hidden Messages in Water”
Apa yang
dapat anda simpulkan dari melihat hasil penelitian tersebut?. Ya mungkin salah
satunya “Dengan overpowernya kata-kata yang sangat berpengaruh ini gunakan
kekuatan tersebut untuk kebaikan hari ini dan masa depan”. Terimakasih.
Referensi bacaan:
https://www.liebertpub.com/doi/abs/10.1089/107555304322848913?journalCode=acm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar