Sabtu, 26 November 2022

 

KAJIAN SECARA SAINS “KATA”, 

Salah Satu Kekuatan untuk Menaklukkan

Oleh: Hari_destination

Di dunia wibu, khususnya para pecinta anime naruto dikenal akan salah satu jurus paling overpower, yaitu “khotbah no jutsu”. Pada animenya diperlihatkan bagaimana kata-kata dapat merubah pemikiran lawan menjadi kawan, maupun sebaliknya.

Yap betul, sesuai dengan judul, kata adalah salah satu kekuatan untuk menaklukkan. Sudah penulis buktikan sendiri, bagaimana overpowernya jutsu ini. Tepatnya pada momen krusial saat penelitian skripsi. Momen krusial itu terjadi pada semester2 akhir, dengan deadline semakin dekat. Sudah bingung karena sudah berkali-kali mengulangi penelitian, mengganti metode penelitian, tetapi hasil yang terang belum juga tampak. Anyway, penelitian ini sudah dimulai pada semester 7, jadi betapa bosan dan kakunya otak melihat hasil penelitian tidak kunjung sesuai dengan usaha yang setiap hari diusahakan.

Kisahnya diawali dari mendengar cerita unik teman-teman seperjuangan di laboratorium lain. Salah satu cara terunik yang dapat membantu positifnya hasil penelitian yaitu “ngajak ngomong sampel penelitian”. Cara yang harus dicoba, batinku saat itu. Setelah melakukan treatmen tersebut, mereka mengklaim “kontaminasi pada sampel menurun dan tingkat keberhasilan penelitian meningkat”.

Berangkat untuk mengupayakan penelitian segera kelar itu, aku benar-benar melakukannya. Hasilnya… Nggak tau juga ya, tidak mau disclaimer juga kalo cara itu yang buat penelitianku akhirnya jadi berhasil, atau ada faktor lain yang membuat hasil yang ditunggu-tunggu sekian purnama akhirnya muncul. Yah kalo kata banyak orang “kalo diusahain terus mah, nanti dikasih jalan untuk berhasil kok”.

Terkait “kata-kata” yang mengandung kekuatan magis ini nih yang mau dibahas, bisa sampai membuat banyak mahasiswa dijurusanku melakukannya untuk meraih keberhasilan. Kekuatan kata-kata ini ternyata sudah diteliti, sudah disaintifikasi, sudah dibuktikan kebenarannya secara sains oleh seorang peneliti berkebangsaan Jepang, yaitu Dr. Masaru Emoto (1943-2014).

Dr. Masaru Emoto, melakukan serangkaian penelitian terkait dengan pengaruh fisik kata, do’a, musik, dan lingkungan pada struktur kristal air. Bagaimana beliau melakukannya?. Dalam penelitiannya Dr. Masaru Emoto melakukannya dengan mengambil 0,5 ml dari sampel air suling (distilled water) kemudian dibekukan dalam suhu 225°C. Setiap sampel diberikan perlakuan dengan cara ditempelkan tulisan "Thanks and Love" (“Terimakasih" dan “Cinta” ) serta "Devil" atau "You Fool" (“Setan” atau “Kamu Bodoh”) pada cawan petri selama satu jam. Kemudian struktur kristal air yang terlihat pada mikroskop dengan perbesaran 200-500x diphoto. Dalam penelitiannya, untuk meminimalisir unsur subjektivitas para pengamat tidak mengetahui jenis perlakuan pada sampel, sehingga menghilangkan asumsi pengamat tidak fair dalam memilih struktur air yang akan diphoto dan disesuaikan dengan perlakuan yang diberikan.

Berikut adalah hasil photo-photo penelitian beliau dalam bukunya “The Hidden Messages in Water”




(A) Terimakasih dan (B) Cinta


(C) Setan dan (D) Kamu Bodoh

Apa yang dapat anda simpulkan dari melihat hasil penelitian tersebut?. Ya mungkin salah satunya “Dengan overpowernya kata-kata yang sangat berpengaruh ini gunakan kekuatan tersebut untuk kebaikan hari ini dan masa depan”. Terimakasih.


Referensi bacaan:

https://www.liebertpub.com/doi/abs/10.1089/107555304322848913?journalCode=acm

The hidden messages in water : Emoto, Masaru, 1943- : Free Download, Borrow, and Streaming : Internet Archive

Tidak ada komentar:

Posting Komentar